Kondisi Rohani Rabu Abu 2023
Dalam nama Allah Tritunggal yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Saudara-saudariku dalam Kristus. Ini adalah kesaksian kondisi rohaniku saat ini, dituliskan dalam bimbingan Kristus di dalam Roh Kudus oleh rahmat Bapa. Ini bermula pada hari ini, Rabu Abu, 22 Februari tahun Tuhan kita 2023. Aku berusaha mempraktekkan mistisisme Katolik menggunakan doa Yesus. Aku telah mendoakannya secara berulang kali dalam jiwaku saat aku tidak menggunakan pikiranku, misalnya dalam perjalanan atau di kamar mandi. Pada awal pagi, aku menutup pintu dan mematikan lampu, lalu mulai berdoa.
Aku tidak memiliki
ekspektasi apapun terhadap apa yang akan terjadi, tapi di awal aku mengalami
suatu api rohani yang besar, seperti suatu pemurnian. Jadi aku lelah dan
berhenti berdoa. Pada saat itulah aku menyadari suatu hal yang aneh, ada suara
batin, yang tidak jelas, rasanya ada yang keluar dari diriku dan naik ke surga
kepada Allah. Lalu aku menyadari bahwa jiwaku masih berdoa di alam bawah sadar
sekalipun kesadaran permukaanku sudah tidak lagi mendaraskan doa. Aku mengenali
doa itu sebagai doa Yesus, tapi sebenarnya tidak. Melainkan itu adalah doa
hening, pengangkatan diri kepada Allah.
Jadi aku berusaha
melaporkan situasi ini kepada beberapa temanku, dan beberapa di antara kamu
adalah saksi dari situasi ini. Namun selagi aku melaporkan, aku mengalami suatu
kedamaian yang tak terbayangkan. Sementara emosiku hilang dan hasratku mati,
yang tersisa hanyalah damai dan sukacita. Sementara kondisi emosionalku netral,
aku mengenali bahwa ini adalah kondisi rohani yang baru dalam relasiku dengan
Allah. Bukan lagi yang lama, tapi suatu hal yang baru. Kondisi ini adalah
persatuan intim yang mendalam dengan Allah, sekalipun tidak ada pengalaman
indrawi. Namun akal budi mengenali persatuan itu, kehadiran Roh Kudus dalam
diriku, dan dari situ timbullah damai dan sukacita Kristus.
Comments
Post a Comment