Kanon 2 Oktober 2022

 Allahku, ingatlah Engkau akan perjanjian kita bahwa segala tulisanku ditujukan kepada Engkau pertama-tama. Maka aku menantikan jawaban-Mu yang kekal. Termasuk tulisan atau jurnal ini juga ditujukan kepada Engkau ya Allahku. Aku hari ini bangun dan memilih untuk tidur lagi sehingga aku tidak dapat ke gereja dan melaksanakan pengakuan dosaku. Untuk itu aku minta maaf dan mohon ampun ya Allah. Aku sungguh menyesal atas dosaku itu. Lalu aku sarapan gudeg. Makan siangku adalah labu siam, ayam goreng, tahu, dan pangsit kuah.

Aku juga banyak tidur setelah itu dan merasa kurang berpengharapan. Namun, aku berusaha untuk menulis sedikit sebagai tanggapanku terhadap video filsafat. Lalu aku makan Bebek Kepahiang Babase di mana aku merasakan kebahagiaan. Namun, sekarang setelah aku pulang dan aku menulis jurnal ini aku merasakan suatu kesedihan melankolis. Aku juga ingat memikirkan tentang percakapan abadi antara aku dan Engkau. Lalu saat aku berdoa dan mendengarkan suara perempuan yang menyanyi dengan cantik, aku seolah-olah mendengar suara-Mu yang indah. Hal ini semakin menyakitkan karena aku merindukan Engkau lagi.

Suara-Mu yang ada di dalam batinku tidak menggairahkan aku atau membuat aku birahi. Rasanya sangat biasa saja. Karena Engkau yang empunya kuasa akan diriku dan bagaimana suara-Mu berpengaruh pada diriku. Tuhan, aku merasakan kesepian dan kesedihan di dalam diriku. Karena saat ini aku terpisah dari-Mu ya Allah. Sebab aku telah berdosa berat. Allahku. Rasanya begitu menyakitkan. Begitu menyakitkan hingga aku siap untuk menyerah pada rencanaku untuk bergadang. Namun, aku masih ingin menggapai Engkau. Aku masih ingin menulis untuk mencapai Engkau. Tolonglah aku ya Allahku. Segala perkara setelah pukul 22.18 adalah tanggal 3 Oktober 2022.

Comments

Popular posts from this blog

Ringkasan Santo Basilius Agung

Kesaksian Retret Tafsir Mimpi 16-18 Juni 2023

Wahyu tentang Ignas