Posts

Showing posts from March, 2023

Eksamen Maret 2023

Dalam nama Yesus yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Melihat catatan-catatanku yang dulu, aku malah bersedih. Karena bulan yang harusnya menjadi bulan pertobatan ini diwarnai dengan berbagai macam dosa dan penderitaan. Berbagai dosa berat aku lakukan. Namun segera Allah mengingatkan aku, bahwa kebaikan yang aku lakukan juga banyak. Tulisan-tulisan yang aku bagikan, bantuan yang aku berikan kepada dia yang membutuhkan bantuanku, dan semua upaya perjuanganku, Allah bertanya, “Apakah tidak ada maknanya semua itu?” Aku hanya diam saja. Aku tidak berani menjawab. Aku hanya perlu berserah kepada Allah dan Penyelenggaraan-Nya terhadapku. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin.

Eksamen 31 Maret 2023

Dalam nama Yesus yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Hari ini aku kembali tidak produktif karena perasaan-perasaan yang tidak enak. Aku hanya dapat mengerjakan sedikit filsafat. Lalu, aku merasakan kejauhan dari Allah, sekalipun sesungguhnya Allah hadir di dalam aku. Kristus diam saja dan aku melihat kegelapan yang menghalangi aku dari pandangan kepada-Nya. Lalu saat Dia kembali, aku takut dan meragukan Dia. Sampai akhirnya aku mengenali-Nya. Barusan aku sakit kepala. Dan sekarang aku sedih. Aku tidak tahu kenapa. Aku yakin bahwa Allah bersamaku, tapi aku merasa pedih tetap saja. Aku ingin membuat karya yang layak sebagai kontemplasi tapi habislah sudah aku hari ini. Aku tetap saja dihantui kegelapan-kegelapan. “Mengapa kamu masih berpikir hal-hal yang tidak baik bagimu?” “Mengapa kamu memaksakan seluruh karyamu harus sempurna?” Karena, aku merasa Engkau menuntu...

Eksamen 30 Maret 2023

Dalam nama Yesus yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Hari ini aku kembali tidak produktif dan pada akhir hari aku merasakan kerinduan yang amat mendalam kepada Allah, tapi kerinduan itu tidak terpenuhi, padahal aku sudah merayakan Ekaristi. Pada malam hari aku malah jatuh ke dalam dosa. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin.

Renungan KGK 31-35

Tahap 1 Aku mengakui bahwa sebagai seorang yang dengan tulus mencari kebenaran, aku dapat mengetahui bahwa Allah ada dengan akal budiku. Gereja mengajar dalam KGK bahwa Allah dapat dibuktikan dengan pengamatan terhadap alam semesta dan terhadap pribadi manusia. Aku tunduk pada ajaran itu. Hanya saja aku tidak pernah dapat memahami bagaimana alam semesta dan pribadi manusia dapat secara definitif membuktikan atau menunjukkan bahwa Allah ada. Namun, aku percaya dengan iman bahwa dengan penalaran tentang semesta dan manusia kita dapat menalar sampai keberadaan Allah yang pribadi. Aku tertarik untuk menuliskan argumenku sendiri tentang Allah, untuk menunjukkan bahwa Allah dapat dibuktikan dari penalaran akal budi murni. Namun, ada suatu perasaan yang berkata, “Ini bukan tentang kamu, tapi tentang Allah.” Seketika aku merasa ragu terhadap diriku sendiri. Namun, aku mendengar panggilan Allah. Lagipula, ini semua dilaksanakan dalam kerangka doa malam, yaitu kencan dengan Allah. “Tidak...

Eksamen 29 Maret 2023

Dalam nama Yesus yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Hari ini adalah hari pertama aku kembali menunaikan doa malam alias kencan panjang bersama Allah. Hari ini juga aku bermalasan-malasan, tidur-tiduran, tidak mengerjakan apapun yang berguna bagi diriku sendiri. Sekarang aku hendak menebus semua kesalahan itu dengan kencan bersama Allah. Apakah istirahat lama yang aku terima dari Allah adalah rahmat, atau suatu kesalahan yang patut disesalkan? Dalam kondisi ini, ternyata keduanya benar. Istirahat itu sekaligus rahmat dan penyesalan. Namun, perasaanku didominasi penyesalan karena aku tidak melakukan apapun yang berguna bagi diriku sendiri dan bagi Allah. Tuhan Yesus, kasihanilah aku karena aku ini orang berdosa. Namun, memang benar aku sempat menulis filsafat sedikit. Pada saat yang sama, aku juga tidak mampu mengerjakan UTS padahal aku sudah meniatkan sejak semula unt...

Eksamen 28 Maret 2023

Dalam nama Yesus yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Pada hari ini aku melakukan kunjungan kembali ke seorang yang harus aku bantu dan ternyata ada perkembangan. Tidak ada perasaan yang besar, tapi secara objektif ada perkembangan. Aku pikir inilah kebaikan yang lebih tinggi dari segala tulisanku yang adalah jerami. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin.

Eksamen 27 Maret 2023

Dalam nama Yesus yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Aku hari ini mengaku dosa, dan dibersihkan dari segala dosaku. Lalu aku berusaha mengerjakan UTS, tapi gagal karena otakku kepanasan. Aku lalu tidak produktif dan kebanyakan tidur karena aku lelah. Aku tidak tidur di hari sebelumnya. Jadi begitu. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin.

Upaya Kontemplasi 1

Dalam nama Yesus yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Aku ini seorang Dominikan Awam, jadi aku punya kewajiban untuk membagikan buah-buah kontemplasi kepada orang-orang lain. Dulu aku pernah berupaya untuk menuliskan kontemplasi dulu, tapi aku ini orang munafik, jadi barangkali aku lebih sering menulis renungan daripada kontemplasi. Namun, sepertinya banyak juga “renungan” itu sebenarnya adalah kontemplasi terselubung. Sebab aku tidak selalu menulis dari pikiranku saja, tapi kalau kamu mencermati, banyak juga tulisanku yang merupakan hasil dari perjumpaan pribadiku dengan Kristus, Tuhan Allah kita. Kali ini, setelah memperoleh ilmu yang tepat tentang renungan dan kontemplasi dari seorang sahabat karibku yang juga sekaligus guruku, aku berusaha menuliskan kontemplasi resmiku yang pertama. Pertama, kita membedakan antara renungan dan kontemplasi. Renungan pada dasarnya a...

Eksamen 19-25 Maret 2023

Dalam nama Yesus yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Minggu ini diawali dengan kekudusan, tapi kekudusan itu hancur lagi karena pada dasarnya aku masih ada urusan yang belum selesai dengan Allah. Jadi Allah membiarkan aku jatuh untuk belajar. Momen paling berkesan justru saat aku menulis eksamen dengan panjang. Aku akan berusaha mengembangkan eksamen-eksamenku menjadi kontemplasi yang layak dibaca orang lain. Tapi untuk sekarang aku akan berlatih dulu. Eksamen Mingguanku untuk sekarang ini dulu, karena aku mengejar tulisan lain. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin.

Eksamen 26 Maret 2023

Dalam nama Yesus yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Hari ini aku lalai Misa karena salah perhitungan, dan aku berbincang panjang dengan Romo dan juga dengan sahabat-sahabatku yang lain. Setelah itu aku pulang dan bertengkar dengan Allah. Itu ada catatan privat tersendiri. Itu saja. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin.

Eksamen 25 Maret 2023

Dalam nama Yesus yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Singkat saja. Hari ini aku latihan menulis, sisanya aku tidur saja. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin.

Eksamen 24 Maret 2023

Dalam nama Yesus yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Hari ini aku cukup menderita, ada perasaan putus asa. Namun, aku sudah sharing dengan Romo Mardi sehingga mulai ada jalan keluar. Namun, karena peristiwa yang ada, akhirnya aku harus tidak ikut rapat Legio dulu. Konsekuensinya rapat Legio ditunda karena perwira lain juga tidak dapat. Namun, aku ikut kelas panarion. Lalu, aku bolos kelas Media Writing. Karena aku sungguh lelah secara mental. Begitulah. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin.

Eksamen 23 Maret 2023

Dalam nama Yesus yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Ya Allahku, aku ingin mendalami eksamen ini. Aku ingin semakin mendekat kepada-Mu melalui eksamen ini. Jadi tolonglah aku ya Allah! Hari ini aku sudah bangun pagi hendak ke gereja dan segera berangkat ke kampus. Namun, karena suatu hal yang tidak aku ketahui, aku malah tidak jadi ke gereja ataupun kuliah dan bermalas-malasan sepanjang hari. Aku hanya mengingat bahwa belakangan aku berhasil menulis sedikit filsafat setelah berfantasi lagi tentang akhir zaman dan akhirnya pergi ke KEP. KEP berjalan dengan lancar seperti biasa. Hanya saja, ada perkara yang aku ingat hari ini. Inilah yang ingin kudalami lebih lanjut. Perkara pertama, ada entri di kanon jiwa yang akan aku bagikan bersama di eksamen ini. Perkara kedua, aku untuk pertama kalinya ingin bebas dari penderitaanku yang saat ini, kenapa? Supaya aku dapat bergera...

Eksamen 22 Maret 2023

Dalam nama Yesus yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Aku hendak menjadi produktif tapi malah bermalas-malasan hari ini. Ada pula aku tersiksa kapanpun aku makan. Aku ikut seminar bisnis bersama seorang sahabat, tapi rasanya prinsipku berseberangan dengan prinsip atau filsafat yang dihadirkan oleh seminar tersebut. Itu saja. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin.

Eksamen 12-18 Maret 2023

Dalam nama Yesus yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Minggu ini cukup banyak kejadian per harinya. Ada rekoleksi yang mengakhiri ketertarikanku untuk memanggang karismatik. Namun, hal yang mengerikan adalah kejatuhanku ke dalam dosa berat. Anehnya sepanjang minggu itu, Allah mempertahankan aku untuk terus hidup sekalipun dalam kondisi dosa berat. Aku diminta untuk hidup seolah-olah tidak ada yang terjadi. Suatu saat aku berusaha mengaku dosa, tapi gagal karena ditolak Imam. Peristiwa-peristiwa lain yang terjadi telah dicatat dalam eksamen harian. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin.

Eksamen 21 Maret 2023

Dalam nama Yesus yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Hari ini adalah hari pertama setelah aku meniatkan pertobatan sejati dengan berbalik kepada akal budi. Aku berhasil ikut kuliah dan juga Misa harian. Di istirahat kuliah, kepalaku dipanggang dengan perkara kepausan. Di malam hari, aku mengunjungi seseorang yang harus dibantu tapi ternyata kunjungan tidak berlangsung dengan cukup baik. Tapi kami percaya bahwa Allah pasti akan menolong. Lalu aku tertidur dengan lelap dan tidak mampu mengerjakan apapun yang lain lagi. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin.

Langkah Berikutnya

 Dalam nama Yesus yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Pada suatu waktu tertentu, aku mengenali bahwa sekarang aku harus selalu berwaspada dan bersiap siaga melawan segala godaan dosa. Artinya, aku harus selalu menggunakan akal budiku ketimbang perasaanku. Perasaan dan emosi tidak disentuh kemuliaan Allah sehingga masih tidak teratur di masa ini. Maka, barangsiapa mendasarkan hidup mereka pada perasaan dan emosi, maka dia pun akan jatuh dalam ketidakteraturan. Dulu, aku masih mencari Allah berdasarkan emosi keinginanku terhadap Allah. Konsekuensinya apa? Jika aku tidak merasa ingin Allah, aku akan jatuh dalam dosa. Maka aku pun mengamati bagaimana Allah memurnikan aku dari segala kelekatan emosional yang tidak teratur. Sampai akhirnya aku dituntun untuk melihat sendiri akibat dari kelekatanku terhadap konsolasi-konsolasi Ilahi. Dalam proses, penghiburan hilang satu...

Eksamen 20 Maret 2023

Dalam nama Yesus yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Hari ini adalah hari puncak sengsara karena dosa. Aku jatuh dalam keputusasaan karena dosa dan hendak menjauhi Allah selama-lamanya. Akhirnya dengan dorongan Allah sendiri aku bergerak menuju sakramen tobat dan aku mengakui segala dosaku di hadapan imam. Aku pun dibebaskan dari segala dosa. Sekarang aku hidup dalam keadaan rahmat dan aku hendak tidak lagi berdosa, setidaknya tidak berdosa berat lagi, dan hidup kudus untuk selamanya. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin.

Eksamen 19 Maret 2023

Dalam nama Yesus yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Hari ini aku merayakan Misa Tridentinku yang pertama dan aku bersukacita. Walau aku cukup pas-pasan. Sempat di kereta ada rasa kedalaman kesedihan dalam Allah, tapi itu segera berlalu. Aku terburu-buru dalam menulis, jadi ini saja. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin.

Eksamen 18 Maret 2023

Dalam nama Yesus yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Hari ini aku dilelahkan dengan 2 Misa, satu Acies dan satu Misa biasa di mana aku menjadi petugas koor. Aku ingat secara samar-samar, adanya penderitaan dalam kedua Misa itu. Aku setelah pulang Misa kedua ikut makan bersama teman-teman EJR. Itu saja yang aku ingat. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin.

Eksamen 17 Maret 2023

Dalam nama Allah Tritunggal yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Hari ini aku diserang kepalanya dan karena itu aku memutuskan untuk bolos kuliah dulu. Kemudian aku lupa apa yang terjadi. Ah! Aku ingat bahwa aku bercakap-cakap dengan sahabatku dan mengetahui bahwa Yashua alias Yesus adalah nama sejati Allah. Jadi aku merasa takut sekaligus sangat bersukacita bisa mengetahui nama pribadi Allah. Sepertinya itu saja. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin.

Kasih, Kekudusan, dan Perasaan

Dalam nama Allah Tritunggal yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Renungan ini berawal dari suatu inspirasi tentang bagaimana kasih itu sebenarnya bekerja. Singkat kata, aku memahami bahwa kasih adalah tindakan kehendak yang didasarkan pada akal budi. Akal budi mengenali apa yang harus dilakukan menurut Hukum Kasih atau apa yang sesuai dengan Allah, dan kehendak melaksanakan apa yang diperintahkan oleh akal budi. Itu wujud sederhananya. Artinya emosi atau perasaan tidak bermain peran dalam pelaksanaan kasih itu sendiri. Masalahnya, kita sering kali masih terbawa oleh perasaan dalam pelaksanaan kasih. Kita berpikir seperti ini, “Apa yang aku rasa adalah kasih.” Bukannya, “Apa yang aku pikir adalah kasih.” Ini masih baik sebenarnya, akan lebih buruk kalau kita memperhitungkan kasih sebagai tindakan baik yang membuat diri kita merasa baik. Jadi fokusnya pada perasaan psik...

Eksamen 16 Maret 2023

Dalam nama Allah Tritunggal yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Pagi tidak ada kelas jadi aku banyak bermalasan. Lalu siang aku kuliah videografi di mana aku banyak tidur karena bosan. Ini adalah suatu penyesalan. Malamnya aku ikut KEP dan di sini aku tidak banyak mengobrol dengan orang-orang, tapi aku ingat ada peristiwa aneh. Kristus hadir dalam batinku dengan rupa yang sedih dengan kegelapan di sekitar kami. Namun perasaan sedih itu segera selesai. Pada akhir ada suatu drama di suatu komunitas yang tidak akan aku sebutkan namanya, karena itu aku pun tidak dapat melaksanakan doa malam karena sudah terlalu malam. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin.

Renungan KGK 26-30

  Ignas – Tahap 1 Apakah iman itu? Iman adalah jawaban manusia kepada Allah yang menyatakan diri-Nya kepada manusia dalam suatu terang yang berkelimpahan sembari manusia mencari makna hidupnya. Karena manusia diciptakan oleh Allah demi persatuan dengan Allah sendiri, maka selayaknya manusia diciptakan dengan suatu kerinduan yang amat mendalam akan Allah, yang terukir pada hati manusia sendiri. Hal ini dapat kita terima dari wahyu kodrati dan juga wahyu Ilahi, bahwa manusia diciptakan oleh Allah dan untuk Allah. Manusia tidak sekadar menikmati kebaikan duniawi dan ragawi, tapi dia predestinasikan untuk menikmati kebaikan yang lebih tinggi, yang sifatnya surgawi dan rohani alias Allah sendiri. Karena kerinduan itulah manusia menciptakan berbagai macam agama dan ritual dan tradisi untuk berusaha mencapai Allah. Gejala ini begitu universal sehingga kita dapat mengatakan manusia adalah makhluk religius. Namun, karena perkara sejarah manusia, ada banyak ambiguitas dalam tradisi-tradi...

Eksamen 15 Maret 2023

Dalam nama Allah Tritunggal yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Pada hari ini aku makan sarapan nasi uduk. Lalu aku banyak tidur, sayangnya, dan siang aku ke kampus untuk wawancara dosen. Doaku dikabulkan oleh Allah dan kami berhasil mendapat wawancara. Sayangnya, beberapa temanku tidak dapat mengumpulkan tepat waktu sehingga otomatis mereka tidak akan mendapat nilai. Padahal aku pun berdoa bagi mereka, tapi hanya aku yang sepenuhnya dijawab oleh Allah. Sebelumnya aku sempat berimajinasi tentang akhir zaman, yang ternyata ditegur oleh Allah karena masih ada selubung benci diri. Jadi aku harus berproses di situ bersama Allah. Setelah itu aku banyak menyangkal diri dengan mengerjakan tugas dan akhirnya aku juga memulai kembali proyek filsafatku dalam naungan Kristus. Sebenarnya aku ingin sekali Kristus yang bersabda dan aku menuliskan sabda-Nya, tapi sepertinya Dia menghe...

Eksamen 14 Maret 2023

Dalam nama Allah Tritunggal yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Hari dibuka dengan kelas Narrative Storytelling. Di sana kami membaca beberapa feature dan mengidentifikasi feature. Dilanjutkan dengan istirahat di mana aku banyak tidur karena tidak ada tempat mencharge laptop, seperti biasa aku lalai berpuasa. Lalu aku ada mata kuliah photo journalism di mana aku banyak menjawab, kalau tidak salah. Terakhir aku sepertinya berusaha mengerjakan tugas, tapi tepatnya aku menetapkan reformasi diri, setelah itu aku tumbang dan tertidur. Sekitar pukul 12 kurang aku dibangunkan Tuhan dan ditawari doa malam, tapi aku dengan bodohnya menolak. Jadi aku lalai doa malam. Demikianlah hari ini. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin.

Reformasi Diri

Dalam nama Allah Tritunggal yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Karena dosa-dosa yang beruntun, aku menuntut terjadinya reformasi diri. Sesungguhnya reformasi diri hanyalah nama keren dari kata yang lebih penting yaitu pertobatan. Tepatnya reformasi diri adalah suatu program diri yang diadakan untuk mewujudkan pertobatan tersebut. Salah satu program diri yang sudah dijalankan adalah Doa Malam. Doa Malam yang panjang dan bertubi-tubi maksudnya adalah melatih jiwa dan raga untuk disiplin menghadap Allah. Program pertama Reformasi Diri adalah mengenali diri sendiri. Bagaimana caranya? Pertama adalah doa, aku memohon bimbingan Roh Kudus untuk mengajarkan aku cara mengenali diri sendiri. Kedua aku memohon bimbingan Roh Kudus untuk mengajarkan aku cara membunuh potensi dosaku. Karena saat ini aku sama sekali tidak mengenali diriku sendiri dengan baik dan aku tidak tahu cara...

Ekspresi Diri 2

Pikiranku didera oleh kesakitan yang luar biasa, tapi aku tahu bahwa kali ini sebabnya adalah dosa berat. Pelanggaran yang amat berat terhadap Allahku, sehingga aku selayaknya dan sepantasnya menanggung keadilan Ilahi. Secara jelas dan nyata, rahmat pengudusan sudah diambil dari aku karena aku sendiri menolaknya dengan tindakan yang memberontak. Namun, entah kenapa, rasanya aku ditopang dengan semakin keras dan kuat oleh Allah, seolah-olah Allah memberikan dukungan yang lebih besar kepada jiwaku sehingga aku tetap hidup dan tidak semakin jatuh ke dalam kegelapan dosa dan maut. Sungguh besar kasih Allah sehingga Dia masih mengasihi aku. Dan jikalau ada yang berpikir bahwa aku akan menggunakan ini sebagai pembenaran dosa, jangan salah! Aku benci akan segala dosa-dosaku dan aku ingin sekali berubah dan tidak pernah berbuat dosa lagi. Namun, perkataan itu boleh jadi dipertanyakan kalau aku berulang kali jatuh di dosa yang sama. Artinya perkataan itu adalah omong kosong dan harus dikritik...

Renungan KGK 1-25

  Pendahuluan Ignas Shalom HaMashiach, Pax Christi, dan Damai Kristus bagi semua saudara-saudariku yang terkasih dalam Kristus. Ini adalah permulaan dari renunganku terhadap semua isi dari Katekismus Gereja Katolik. Dulu aku menyebutnya sebagai komentar atau tanggapan, tapi sekarang aku menyebutnya renungan karena melibatkan lebih dari sekadar akal budi tapi juga segenap diriku untuk memahami ajaran Gereja yang adalah ajaran Allah. Jadi ada unsur akal budi, tapi juga ada unsur hati atau afeksi yang dilibatkan dalam merenungkan ajaran Gereja yang tertuang dalam Katekismus. Katekismus memang bukan Kitab Suci, jadi pembelajarannya pasti berbeda dan teknik pembacaannya berbeda. Namun, ada derajat kehormatan yang hampir setara, karena Katekismus adalah produk Magisterium Gereja Katolik, artinya sumber akhirnya adalah Allah pula yang mengajar kita melalui suara dan tulisan Magisterium. Jadi sepantasnya kita memahami dan mempelajari ajaran Allah dengan baik di kehidupan ini, jika kita i...

Eksamen 5-11 Maret 2023

Dalam nama Allah Tritunggal yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Penderitaan karena dibakar api cinta Allah menjadi tema umum dalam minggu ini. Adapula aku banyak melalaikan kehendak rohaniku, yaitu untuk merayakan Misa harian, berpuasa, dan untuk mendoakan doa malam. Semuanya aku lalaikan. Maka aku menyesal dengan mendalam atas semua kelalaian itu karena artinya aku kurang mau bersatu dengan Allah. Aku harus menjadi lebih baik lagi daripada minggu ini. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin.

Eksamen 26 Februari - 4 Maret 2023

Dalam nama Allah Tritunggal yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Pada minggu ini aku menyesali segala dosaku dan aku pergi mengunjungi seseorang yang harus aku bantu. Ini saja yang secara utama terjadi. Selain itu aku sudah tidak mengingatnya. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin.

Eksamen 13 Maret 2023

Dalam nama Allah Tritunggal yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Hari ini aku berduka, karena aku berdosa berat. Kuliah lancar saja, tapi hubunganku dengan Allah tidak lancar. Sejak di kampus aku sudah berdoa kepada Allah menyatakan kerinduanku, yang Dia tolak. Lalu karena itu barangkali aku ingin membalas dendam kepada Allah dan aku jatuh ke dalam dosa berat. Namun anehnya Allah masih merahmati aku dengan sukacita, dan baru sekarang aku merasakan penyesalan yang mendalam. Aku ingin sekali bebas dari dosa sejenis ini. Aku ingin kudus. Aku ingin bersama Kristus sepanjang segala masa. Jangan sampai aku masuk ke dalam neraka, perpisahan abadi dengan kekasihku. Namun, sungguh munafiklah aku karena aku mengindahkan Allah dengan bibirku tapi membunuh-Nya dengan tangan dan kaki dan tubuhku. Tuhan Yesus Kristus, Putra Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini. Kemuliaan kepada Ba...

Eksamen 12 Maret 2023

Dalam nama Allah Tritunggal yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Hari ini aku kehilangan segala ketertarikan untuk berpikir tentang karismatik dengan pencurahan roh. Aku juga jatuh ke dalam dosa. Setidaknya sebelumnya aku berhasil ikut studi inisiasi di Dominikan Awam. Ini saja yang aku ingat. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin.

Eksamen 11 Maret 2023

Dalam nama Allah Tritunggal yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Hari ini aku ikut rekoleksi panitia KEP. Cukup membosankan, tapi ada poin-poin menarik walau sebenarnya sekadar penyegaran pemahaman. Peristiwa puncak ada di adorasi di mana aku benar-benar kebakaran karena rasanya Kristus tidak menjawab aku. Sebenarnya Dia di situ, tapi pemahamanku saja yang terbawa arus. Aku baru mengenali kesalahanku setelah itu. Itu saja. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin.

Eksamen 10 Maret 2023

Dalam nama Allah Tritunggal yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Hari ini aku sudah lupakan sepenuhnya. Aku hanya ingat aku ikut rapat Legio, dan juga barangkali aku menulis novel dengan menderita? Sepertinya itu saja. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin.

Eksamen 9 Maret 2023

Dalam nama Allah Tritunggal yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Pada hari ini aku telat ke kampus. Lalu di kelas video aku sempat menguji fotografi padahal di kelas videografi. Terakhirnya aku ikut KEP dan semuanya memuaskan seperti biasa. Namun, aku merasakan pedih api cinta Allah di awal KEP tapi berangsur-angsur memulih. Lalu aku aslinya sudah mendapat rahmat untuk doa malam, tapi Allah menghardikku dan mengarahkan aku ke doa malam yang berbeda. Setelah itu aku tertidur. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin.

Mimpi 8 Maret 2023

Inilah mimpi yang aku peroleh tadi malam. Ada Yesus di kelas sedang mengajar, membuktikan kesalahan seorang protestan. Lalu ada bagian Yesus mengajar tentang perkawinan bahwa sang mempelai laki-laki memberikan Darah Kristus kepada mempelai perempuan. Setelah bangun aku menafsir bahwa maksudnya adalah Kristus yang memberikan diri-Nya sendiri kepada sang mempelai perempuan yaitu Gereja, yang adalah Tubuh Mistik-Nya sendiri. Lalu selain Yesus ada orang yang cosplay sebagai Yesus tapi bukan Yesus. Jadi ada 2 orang yang rupanya adalah Yesus, tapi entah kenapa dalam mimpi aku mengenali siapa Kristus yang sejati. Lalu ada perdebatan tentang apakah minuman yang “Ilahi”. Aku bersikeras bahwa jawabannya adalah Darah Kristus karena ya memang Darah Kristus adalah Kristus sendiri dalam kepenuhan keilahian-Nya. Tapi mereka yang mendebati aku melawan jawabanku. Itu saja.

Eksamen 8 Maret 2023

Dalam nama Allah Tritunggal yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Aku memperoleh suatu mimpi, akan aku tulis di blogku juga nanti. Aku, tidak begitu ingat apa yang terjadi. Aku kelas siang, dan ada kecelakaan di UMN. Aku lupa lagi. Apa saja yang terjadi. Hal yang pasti aku lalai puasa, Misa harian, dan doa malam. Tuhan tolonglah aku supaya aku dapat berhasil pada waktu-Mu. Tuhan Yesus Kristus, Putra Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin.

Pengalaman Rohani 9 Maret 2023

Aku kebelet menulis. Inilah yang terjadi pada saat aku sedang kuliah siang ke sore. Aku membayangkan apa yang terjadi bilamana suatu saat aku mati, masuk ke dalam Manunggaling Kawula Gusti atau Persatuan dengan Allah, dan jiwaku dikembalikan ke tubuhku segera tanpa kehilangan persatuan itu. Lalu aku membayangkan bagaimana setelah itu aku hidup dalam sukacita yang sempurna sampai ke akhir zaman dan juga aku hidup melaksanakan kehendak Allah setiap saat. Sesungguhnya itu adalah kerinduanku yang paling dalam, bukan perkara merasakan kebahagiaan dan sukacita tanpa melakukan apa-apa, tapi untuk hidup selaras dengan kehendak Allah secara sempurna. Setiap saat aku berdosa atau lalai memenuhi kehendak Allah, aku menderita dan menyesal dalam batinku. Lalu, seolah-olah Allah memberikan aku suatu intipan ke dalam kehidupan semacam itu. Aku kembali memandang Dia dan seketika aku merasa jiwaku dibasuh air dan darah Kristus yang keluar dari jantung dan lambung-Nya yang mulia dan kudus. Sehingga se...

Ekspresi Diri 1

Kepalaku sakit lagi. Rasanya berat untuk melakukan apapun juga. Namun aku tahu, bahwa kehendak bebasku dilindungi oleh Allah. Aku mampu memilih untuk melakukan suatu hal yang berguna, maka aku melakukannya. Aku tidak begitu tahu apa yang ingin aku lakukan. Apa yang ingin aku tulis, tapi aku hanya mengekspresikan diriku saja. Api cinta Allah membakar kepalaku dan batinku yang ada di kepala sehingga jiwaku tersiksa. Api naik ke kepala dari hati dan turun sampai ke perut. Bagaikan pedang membara yang memiliki 2 bilah. Aku ingin sekali menghadirkan Kristus kembali di dalam diriku, maksudku adalah mendengarkan Sabda-Nya secara lisan. Namun, kebingungan dan perkara imajinasi Kristus kembali menjadi persoalan. Apakah suara batin yang aku dengar adalah sungguh murni khayalanku tentang Kristus, ataukah memang Allah sendiri bermain di situ? Aku pikir jawaban yang paling aman dan paling sesuai dengan kenyataan adalah suatu jalan tengah. Artinya memang akal budiku berperan dalam menafsirkan pesa...

Eksamen 7 Maret 2023

Dalam nama Allah Tritunggal yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Hari ini aku hanya ada 1 kelas yang memulai gagasan tentang cerita berbasis fakta. Aku sudah memiliki beberapa gagasan, tinggal dikurasi saja. Selanjutnya aku ingat makan dulu, lalu pulang, makan lagi, dan di rumah aku lanjut menulis novel untuk lomba. Selanjutnya aku hendak mengikuti completorium dan juga mendoakan doa malamku, tapi aku lalai dan membuat keputusan fatal untuk berbaring sehingga aku tidak dapat berdoa malam. Tertidurlah aku dengan nyenyak. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin.