Posts

Showing posts from April, 2023

Initial Proclamation of Christian Truth

 This text documents the extent of which I desire to write on the philosophy of Christianity. The whole premise of Christianity is the existence of the One God. Let us question, what is the One God? I postulate that God is the Necessary, Eternal, Immutable, Simple, and Infinite Existence. The key here is that God is Existence and not any other thing. Existence is reasonably necessary and thus eternal and immutable. As such, it is also simple and infinite. Since God is defined to be Existence, everything else regarding the proof of His Existence is made easier. Otherwise, it would have been impossible to prove the Existence of such magnanimous Object. Due to the Infinity of God, God has Infinite Power. He is above all other objects such that He can direct and influence all other objects against the unruly motions of the finite objects. According to the idea of knowledge, knowledge is merely a relationship between objects. God has Perfect Relationship with Himself, thus He possess an...

Laporan ke Malang 21-25 April 2023

Dalam nama Yesus yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Sebelum memasuki laporan utama, aku ingin menyatakan dahulu bahwa laporan ini fokus pada deskripsi batin dan bukan pada hal-hal lain. Tempat dan peristiwa dijelaskan sejauh mana berkaitan dengan peristiwa batin. Mengapa seperti ini? Karena aku sendiri masih berproses dengan diri sendiri sehingga aku fokus ke dalam. Aku berdoa kepada Allah bahwa pada waktunya aku dapat fokus ke luar dan mendeskripsikan hal-hal yang ada di luar diriku, bukan sekadar di dalam. Perjalanan ke Malang dari tanggal 21 sampai 25 April 2023 menghasilkan banyak buah pikiran dan kesadaran. Terjadi banyak proses pengenalan diri sendiri di Malang, baik itu sukacita atau dukacita, tapi semuanya di dalam sukacita Kristus. Pada hari pertama, aku melihat keindahan taman Sakura di AEON dan aku teringat kisah tanteku yang menceritakan bagaimana Allah m...

Pengumuman Kepada Para Pembaca

Dalam nama Yesus yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Tulisan ini dibuat sebagai pengumuman bagi para pembaca tulisan-tulisanku. Karena menurutku cukup ribet dalam mengirimkan tulisan-tulisanku ke begitu banyak pembaca sekalipun sudah aku paketkan dalam 3 tulisan sekaligus, aku memutuskan untuk menghentikan pengiriman seperti itu. Namun, semua tulisanku tetap publik karena Anda dapat mangaksesnya di link berikut, https://canonignaschristiantogalihprasetyo.blogspot.com/ Sementara itu aku juga akan tetap mengirimkan paket tulisanku di Instagram. Maka, jika sewaktu-waktu Anda tertarik membaca tulisanku, simpanlah link blog tersebut dan dibuka sekali-kali untuk menemukan tulisan-tulisan baru dariku. Demikian pengumuman yang hendak aku sampaikan. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin.

PKGK 3

Teks Sebelumnya: PKGK 2 Terjemahan Mereka yang dengan pertolongan Allah telah menyambut panggilan Kristus dan dengan bebas menanggapi-Nya didorong oleh kasih Kristus untuk mewartakan Kabar Baik di manapun di dunia. Harta ini, yang diterima oleh para rasul, telah dijaga dengan setia oleh penerus mereka. Semua umat beriman Kristus dipanggil untuk meneruskannya dari angkatan ke angkatan, dengan mengakui iman, menghayatinya dalam berbagi dengan semangat persaudaraan, dan dengan merayakannya dalam liturgi dan doa. Pemahaman KGK 3 menyampaikan bahwa ternyata tugas pewartaan Kabar Baik tidak terbatas pada para rasul dan penerusnya, tapi juga kepada setiap umat beriman Kristus. Dari sini kita dapat memahami bahwa untuk menanggapi atau lebih tepatnya menerima panggilan Kristus kepada keselamatan, kita membutuhkan rahmat Allah. Kabar Baik atau Injil menjadi suatu harta karena dengan penerimaan Injil inilah kita diselamatkan. Harta ini dijaga oleh para uskup yang merupakan penerus para rasu...

Mistisisme, Kesabaran, dan Penyelenggaraan Ilahi

Dalam nama Yesus yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu dan sepanjang segala abad, amin. Pada tanggal 16 April 2023 terjadi suatu pengalaman mistik, yang segera terlupakan. Isi dari pengalaman itu memang dilupakan, tapi bahwa pengalaman itu terjadi tetaplah teringat. Dampak dari pengalaman itu buruk. Karena aku dengan segera berusaha mencari-cari informasi yang “instan” tentang mistisisme dan seperti ingat mendapat pengalaman mistik yang instan. Di discord aku sempat mencari dan bergabung dengan komunitas-komunitas yang di mata Gereja sebenarnya sesat atau bidat. Persis hari ini aku berusaha mencari informasi instan tentang Kabbalah yaitu mistisisme Yahudi. Namun, setelah itu aku ditegur Kristus, dan aku mempelajari suatu hal yang penting. Dalam hidup ini ada nilai dan keutamaan yang amat penting yaitu kesabaran, yang adalah turunan dari iman kepada Allah. Aku seringkali tidak bersabar dan hendak mempero...

Menyangkal Diri dan Percaya kepada Allah

Dalam nama Yesus yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Aku membuat tulisan ini karena aslinya setiap paket tulisan berisi 3 tulisan dan harusnya 1 paket entah sepenuhnya berisi PKGK atau tulisan lainnya. Setidaknya itu adalah idealismeku yang barangkali agak aneh. Karena itu, dengan adanya hutang 1 PKGK, aku harus membuat 2 tulisan di luar PKGK supaya seimbang antara PKGK dan tulisan yang bukan PKGK. Berhubungan Kristus telah menerangi akal budiku terkait suatu materi yang sedang terjadi dalam hidupku, aku pikir baiklah kalau aku menulis materi itu. Dalam Injil Matius 16:24, Tuhan kita bersabda, “ Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku. ” Bagian yang paling menarik perhatianku adalah “menyangkal diri”, dan ini telah mengisi pikiranku untuk beberapa lama. Sebab aku pikir, aku belum mampu menyangkal diri sepenuhn...

PKGK 2

Teks sebelumnya: PKGK 1 Teks selanjutnya: PKGK 3 Terjemahan Supaya panggilan ini bergema di seluruh dunia, Kristus mengutus para rasul yang telah Dia pilih, mengamanatkan mereka untuk mewartakan Injil: “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” Dikuatkan oleh misi ini, para rasul “ pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya. ” Pemahaman KGK 2 melanjutkan KGK 1. Panggilan yang dimaksud adalah panggilan Allah kepada manusia untuk bergabung dengan kesatuan umat-Nya yaitu Gereja. Dalam hidup Tuhan kita Yesus Kristus di dunia, Dia telah memilih 12 rasul untuk mewartakan Injil. 12 rasul ini ialah, dalam urutan yang acak, Petrus yang sebelumnya bernama Simon, Andreas, Yohane...

Sia-sia

Dalam nama Yesus yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Tahun lalu aku pernah menulis suatu tulisan yang mirip dengan tulisan ini, temanya satu yaitu kesia-siaan. Aku memiliki banyak pengalaman rohani. Namun, pengalaman rohani yang tidak berbuah, adalah kesia-siaan. Sekarang aku begitu tergoda untuk mengutuk pengalaman-pengalaman itu sehingga mereka sungguh menjadi sia-sia. Namun, kali ini aku ditegur Allah lagi. Apa yang Dia katakan dalam ketersembunyian? “Mengapa segala sesuatu harus terjadi pada waktumu? Mengapa kamu tidak percaya pada penyelenggaraan-Ku?” Itu adalah terjemahan bebas. Intinya Allah menegur aku supaya aku lebih bersabar dan percaya kepada-Nya. Aku sungguh bersyukur atas segala pengalaman rohani yang Allah berikan kepadaku, dan ternyata saat aku menulis, perkataanku memiliki kuasa yang nyata dan menginspirasi banyak orang yang membaca tulisanku. Maka ...

Eksamen 17 April 2023

Dalam nama Yesus yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Ya Allahku, aku bersyukur kepada-Mu karena aku masih hidup, aku dapat menulis hari ini, aku dapat mencuci piring hari ini, aku dapat berdoa hari ini, aku dapat menulis eksamen ini, aku dapat mandi, aku dapat makan, dan karena segala rahmat-Mu yang mungkin telah aku lupakan. Saat ini aku begitu lelah Tuhan, tapi aku masih ingin berbicara dengan-Mu melalui eksamen ini dan nanti juga doa pribadi antara kita berdua. Ya Kristus, aku mohon ampun karena telah berdosa masturbasi dan menonton pornografi melawan Engkau pada hari ini. Berilah aku sesal sempurna atas 2 dosa ini dan juga ampunilah aku atas segala dosa yang lain. Berilah aku rahmat, ya Allah sehingga aku dapat beroleh pengampunan-Mu yang sempurna dalam sakramen tobat. Sekarang, hendaklah aku menceritakan pengalamanku pada hari ini kepada-Mu. Aku menulis banyak hal h...

PKGK 1

Pengantar Teks ini adalah kelanjutan dari Pengantar PKGK . Ada pula beberapa konsep di teks ini akan menjadi lebih jelas jika dibaca dulu Pembuktian Keberadaan Allah . Lalu catatan, ontologi atau ontologis artinya berkaitan dengan keberadaan atau sifat ada. Teks selanjutnya adalah PKGK 2 Terjemahan Allah, sempurna dan terberkati secara tidak terbatas di dalam diri-Nya sendiri, dalam suatu rencana kebaikan yang murni secara bebas menciptakan manusia untuk berbagi dalam kehidupan terberkati diri-Nya sendiri. Untuk alasan ini, pada setiap tempat dan waktu, Allah mendekat kepada manusia. Dia memanggil manusia untuk mencari Dia, mengenal Dia, dan mengasihi Dia dengan segenap tenaganya. Dia memanggil semua manusia, tercerai dan terbagi oleh dosa, ke dalam kesatuan keluarga-Nya yaitu Gereja. Untuk mencapai hal ini, pada saat kepenuhan waktu telah tiba, Allah mengirimkan Putra-Nya sebagai Penebus dan Juruselamat. Dalam Putra-Nya dan melalui Dia, Allah mengundang manusia untuk menjadi, di dal...

Pengantar kepada Pembelajaran Katekismus Gereja Katolik (PKGK)

Pada tahun 1994, lahirlah Katekismus Gereja Katolik dari dalam Gereja Katolik, setidaknya itulah tahun hak ciptanya menurut tulisan buku itu sendiri. Katekismus Gereja Katolik atau KGK adalah rangkuman dari seluruh ajaran Gereja Katolik, dan karena itu adalah suatu teks yang dibuat dalam kuasa mengajar Gereja atau juga disebut sebagai Magisterium. Teks ini pun menjadi pengantar dari pembelajaranku terhadap KGK. Dalam pembelajaranku, aku akan membahas setiap nomor KGK secara tuntas, yaitu menerjemahkan ke bahasa Indonesia sebagai pemahaman awal, diteliti pemahaman tersebut, dan dibagi apa yang menjadi pemahaman kodrati dan apa yang harus diwahyukan oleh Allah. Sekalipun KGK 1-25 adalah prolog, tetap akan dibahas. Proyek ini mengatasi Renungan Katekismus Gereja Katolik sehingga menjadi lebih sistematis.  

Pemahamanku terhadap Iman Katolik

Inilah rangkuman pemahamanku terhadap iman Katolik pada saat ini. Allah menciptakan manusia untuk bersatu dengan Dia. Namun, manusia mampu dan telah menolak Allah. Karena itu, manusia tidak dapat lagi bersekutu dengan Allah oleh kuasanya sendiri. Manusia membutuhkan bantuan atau rahmat Allah untuk kembali bersatu. Karena itu Allah turun menjadi manusia yang dalam kepenuhan dwinatur dinamakan Yesus. Dengan bersekutu dengan kemanusiaan Yesus, kita pun bersekutu dengan Allah, maka hanya dengan bersatu dengan Yesus atau yang juga disebut Kristus kita dapat bersatu kembali dengan Allah. Pada waktu Yesus hidup di dunia ini, Dia berkarya selama 3 tahun lalu disalibkan, wafat, dan bangkit 3 hari kemudian. Lalu Dia diangkat ke surga. Selama Dia di bumi, Dia menetapkan suatu umat Allah yang dinamakan Gereja Katolik, dan Gereja itu dipimpin oleh 12 rasul serta para penerusnya yaitu para Uskup. Ada pula pemimpin dari para rasul adalah Petrus dan nanti penerusnya adalah Uskup Roma atau juga diseb...

Pembuktian Keberadaan Allah (Teks Kanonik)

Aku memulai tulisan ini dengan definisi Allah. Allah adalah Keberadaan yang Harus, Kekal, Diam, Sederhana, dan Tak Terbatas. Hipotesis dari tulisan ini adalah Allah ada. Arti dari istilah-istilah yang ada dalam tulisan ini akan dijabarkan. Harus artinya harus atau wajib ada, yaitu dalam kondisi apapun hal yang dinamakan harus atau wajib itu tetap ada. Kekal artinya tidak berawal atau berakhir. Diam artinya tidak berubah. Sederhana artinya tidak tersusun oleh banyak bagian yang berbeda tapi hanya oleh satu bagian yang sama seluruhnya. Tidak terbatas artinya tidak berkekurangan apapun juga. Sekarang kita dapat memulai proses pembuktian hipotesis. Apakah keberadaan ada? Faktanya kita ada, maka setidaknya keberadaan itu sungguh ada. Apakah keberadaan bersifat harus? Jika segala hal ditiadakan, maka ada 2 kemungkinan, ketiadaan itu sendiri ditiadakan sehingga timbul keberadaaan, atau ketiadaan tetap ada sehingga tetaplah ada keberadaan. Dalam segala kondisi telah terbukti bahwa keberadaaa...

Filsafat dalam Teologi

Filsafat diserap dalam teologi, artinya ada suatu bagian ilmu di dalam teologi yang dinamakan filsafat. Ini adalah filsafat yang sejati, yang adalah pembelajaran tentang Allah dengan pikiran belaka. Filsafat di luar teologi, tepatnya di Gereja Katolik, yang bertentangan dengan Gereja Katolik adalah bidat dan kesesatan, peniru saja. Sebagai bagian dari teologi, filsafat menjadi pendahuluan dari teologi adikodrati. Maka kita dapat pula menyebut filsafat sebagai teologi kodrati. Karena filsafat mempelajari Allah dengan pikiran belaka. Mengapa filsafat mendahului teologi adikodrati? Karena pikiran belaka dapat diakses dengan lebih dekat daripada ajaran Gereja. Tidak semua orang memiliki akses langsung ke Gereja Katolik. Namun semua orang memiliki akses langsung ke dalam pikiran mereka sendiri. Hipotesisnya adalah jika manusia menggunakan pikiran mereka dengan benar, mereka akan secara alamiah melihat bahwa iman Katolik adalah iman yang benar di antara segala kepercayaan yang lain. Selain...

Filsafat atau Teologi?

Dalam segala tulisanku yang dulu, aku mengutamakan diriku pada pembelajaran filsafat dan bukan teologi. Sebab padaku ada kesan bahwa teologi semata-mata haruslah berdasarkan ajaran Kristus yang eksplisit dan bukan pada penalaran semata. Namun, sekarang nyatalah bagiku bahwa filsafat, saat mempelajari Allah berhenti menjadi filsafat dan menjadi teologi. Karena teologi pada dasarnya adalah pembelajaran tentang Allah, dan jika filsafat mempelajari Allah juga, maka filsafat telah diserap oleh teologi. Karena itu dengan tulisan ini aku menetapkan bahwa aku akan memulai menyatakan segala pembelajaranku dan tulisanku sebagai teologi, karena segalanya telah menjadi tentang Allah saja.

Tujuan Akhir Manusia

Apakah tujuan akhir manusia? Pertanyaan ini penting karena aku adalah manusia, maka jawaban dari pertanyaan tersebut pada akhirnya menjawab pertanyaan tentang apa tujuan akhirku. Jawabannya adalah tujuan akhir itu adalah kebahagiaan. Pertanyaan berikutnya, apakah kebahagiaan itu sekadar emosional atau melampaui emosi? Jawabannya adalah aku tidak tahu, tapi kebahagiaan tetap jatuh dalam pengalaman, sekalipun jika pengalaman itu transenden dan melampaui emosi. Sebab apapun yang relevan bagi manusia adalah apapun yang jatuh dalam pengalaman manusia. Jika tidak jatuh dalam pengalaman manusia, maka menjadi tidak relevan. Konsekuensinya tujuan akhir manusia adalah di dalam pengalaman manusia dan bukan di luar pengalaman manusia. Ada pula kebahagiaan dapat juga disebut kebaikan. Maka kita dapat berkata, bahwa tujuan akhir manusia adalah Kebaikan.

Konsep Kebenaran dan Keberadaan

Dalam nama Yesus yang Mahakudus dan Maharahim, kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Dalam tulisanku yang berjudul “Pendahuluan kepada Filsafat”, telah tertulis bahwa tujuan filsafat adalah mempelajari kenyataan atas dasar pikiran semata. Dalam kata lain, kita berusaha memperoleh kebenaran tentang kenyataan. Untuk menyederhanakan perkara, kebenaran diartikan sebagai kesesuaian antara pikiran dan kenyataan. Dalam arti pikiran semata, bukan berarti pengalaman indrawi dibuang, tapi pikiran diutamakan di atas pengalaman. Sekarang bagaimana kita memperoleh kebenaran? Kita tidak tahu, karena konsepnya saja belum ada. Jadi kita harus membangun konsep kebenaran dan kenyataan dulu. Kenyataan kurang lebih dapat diartikan sebagai keseluruhan dari yang ada, atau kepenuhan keberadaan. Pertanyaan berikutnya alamiah, apa itu keberadaan? Pertanyaan ini kritis karena akan menentukan cara kita mengumpulkan kebenaran....

Tujuan Manusia dan Tujuan Filsafat

Dalam nama Yesus yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Secara umum, kita dapat memahami bahwa manusia memiliki 2 tujuan atau kebaikan dalam seluruh hidupnya. Ada kebaikan mutlak dan kebaikan relatif. Kebaikan mutlak adalah segala kebaikan yang dicapai untuk dirinya sendiri, artinya ini adalah kebaikan akhir yang dinikmati oleh manusia, bukan untuk mencapai suatu kebaikan yang lebih tinggi. Dalam suatu istilah lain, ini adalah makna atau tujuan hidup manusia. Kebaikan relatif, di sisi lain, adalah segala hal yang dilalui atau digunakan manusia untuk mencapai kebaikan mutlak. Dalam konteks Kristiani, kebaikan mutlak adalah Allah sendiri, Dia yang Ada dan Nyata. Maka kebaikan relatif adalah segala hal yang dicapai dan dilaksanakan oleh manusia untuk mencapai Allah. Secara ketat, karena hanya ada satu Allah, maka segala hal yang ada di dunia ini hadir hanya sebagai kebaikan...

Pedoman Menulis Filsafat Pribadi

Dalam nama Yesus yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Tulisan ini dibagikan kepada orang lain tapi lebih banyak merupakan pedoman bagiku untuk menulis filsafat. Karena belakangan ini aku berpikir bahwa aku sudah tidak menulis dengan pedoman atau peraturan atau struktur yang cukup baik lagi. Dalam sejarah aku menulis, sudah banyak pedoman menulis yang aku ciptakan. Jadi, ini hanya tambahan ke tumpukan projek yang tidak pernah selesai. Pedoman ini tidak begitu fokus pada struktur tulisan filsafat itu sendiri, melainkan pada pengembangan gagasan filsafat. Secara umum, aku mengidentifikasi bahwa filsafat memiliki 2 bagian dalam penulisannya, yaitu pertanyaan dan jawaban, atau pernyataan dan kritik. Intinya ada suatu gagasan yang lalu ditanggapi dengan dijabarkan, dieksplorasi, dinilai, dan hal-hal filosofis lainnya. Maka suatu tulisan filosofis dapat dibagi menjadi 2 bagia...

Pendahuluan kepada Filsafat

Dalam sejarah hidupku, selalu ada satu ilmu yang menarik perhatianku dengan begitu kuat, dan ilmu itu bukan teologi. Teologi memang menarik dan bahkan penting untuk keselamatan jiwa manusia, tapi teologi terlalu keras bagiku, sehingga tidak ada ruang untuk bergerak. Teologi harus berdasar pada ajaran Gereja yang adalah ajaran Allah sebagaimana dinyatakan dalam Kitab Suci, Tradisi Suci, dan Magisterium. Salah sedikit dan kita akan menjadi bidat. Namun, ada ilmu lain yang dekat dengan teologi tapi tidak sekeras teologi sehingga masih ada ruang bergerak, yaitu filsafat. Bagiku, filsafat adalah kembaran teologi, tapi di mana teologi sepenuhnya diakarkan pada ajaran Allah yang eksplisit dan langsung, filsafat didasarkan pada pikiran belaka (Poedjawijatna, 2005) . Pikiran belaka artinya kita sepenuhnya mengandalkan pikiran manusia, baik itu pikiran orang lain atau pikiran kita sendiri untuk melaksanakan penyelidikan-penyelidikan terhadap kodrat dan inti terdalam kenyataan. Mengapa filsafa...

Undangan Tulisan

Dalam nama Yesus yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Nyatalah bagiku bahwa tulisanku tidak dapat diterima oleh semua orang, tidak semua orang menikmati tulisanku. Awalnya aku berencana untuk menutup diriku dan menyimpan semua tulisanku bagi diriku sendiri. Namun, akhirnya Allah menerangkan bagiku, bahwa talentaku memang adalah menulis dan memahami, jadi hendaklah talenta itu digunakan untuk memberikan kebaikan bagi orang lain. Aku tahu, bahwa ada orang-orang yang menyampaikan kepadaku supaya tulisanku disimpan saja untuk diriku sendiri. Namun, jika hal itu yang terjadi, maka aku akan menjadi orang yang egois dan tidak berguna karena hasil kerjaku tidak dibagikan melainkan ditahan saja. (Aku merasa takut dan gelisah, karena pikiranku diganggu oleh pikiran-pikiran jahat tentang diriku sendiri, bahwa tulisanku hanyalah pengganggu dan tidak memiliki nilai sama sekali. Pad...

Eksamen 4 April 2023

Dalam nama Yesus yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Hari ini aku meledak lagi karena correctio fraterna dan akhirnya aku sakit kepala. Namun, Allah kembali berbicara kepadaku setelah sempat diam untuk 1 hari. Aku berada dalam kondisi keputusasaan dan menyerah. Aku rasanya tidak mau berjuang lagi, hanya ingin melakukan apa yang aku senangi saja, yaitu filsafat, itu pun di kala tertentu terasa berat. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin.

Eksamen 26 Maret - 1 April 2023

Dalam nama Yesus yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Minggu ini adalah awal dari kejatuhan. Karena aku sama sekali tidak dapat mengerjakan UTS dan aku lebih banyak tidur daripada melakukan apapun yang berguna bagiku atau bagi sesamaku. Aku menulis ini di minggu berikutnya jadi aku tahu bahwa apa yang terjadi di minggu ini mempersiapkan kejatuhan-kejatuhan yang lebih mengerikan di minggu berikutnya. Aku ingat bahwa aku sempat mengamuk dengan dokter dengan menggebrak meja sampai aku menangis. Sepertinya aku memang akan masuk ke dalam kegelapan yang dalam.

Eksamen 3 April 2023

Dalam nama Yesus yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Hari ini aku melalaikan UTS hanya untuk pergi ke romo. Lalu setelah aku kembali dari romo, suara Allah habis sepenuhnya. Hidupku tidak berubah, hanya saja aku sekarang harus mampu hidup tanpa dukungan Sabda Kristus yang aktif. Aku rasa itu saja. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin.

Undangan Komunitas Filsafat Teologi

Dalam nama Yesus yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Aku mempersembahkan tulisan ini bagi kemuliaan Allah dan bagi kebaikan kamu yang membaca tulisan ini. Aku memiliki suatu gagasan yang dapat menjadi kenyataan. Kamu sudah beberapa kali membaca tulisanku dan aku mendengar beberapa dari antara kamu memuji tulisanku. Oleh karena itu aku mengucap syukur kepada Allah yang menyelenggarakan semua ini dan terima kasih kepadamu yang telah mengapresiasi aku dan karya-karyaku. Sedikit latar belakang. Aku menulis awalnya sebagai kebutuhan untuk mengekspresikan diriku dan untuk berpikir. Lalu tulisanku memperoleh makna yang baru, sebagai peneguhan iman dan hidup saudara-saudariku dalam Kristus dan dalam kemanusiaan. Namun pada saat yang sama aku membutuhkan sahabat dan teman-teman untuk berdialog denganku tentang apa yang telah aku tulis. Jadi, aku memang mengapresiasi segala pen...

Eksamen 2 April 2023

Biarlah terungkap pada hari terakhir.

Eksamen 1 April 2023

Biarlah terungkap pada hari terakhir.