Pedoman Menulis Filsafat Pribadi

Dalam nama Yesus yang Mahakudus dan Maharahim. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Tulisan ini dibagikan kepada orang lain tapi lebih banyak merupakan pedoman bagiku untuk menulis filsafat. Karena belakangan ini aku berpikir bahwa aku sudah tidak menulis dengan pedoman atau peraturan atau struktur yang cukup baik lagi. Dalam sejarah aku menulis, sudah banyak pedoman menulis yang aku ciptakan. Jadi, ini hanya tambahan ke tumpukan projek yang tidak pernah selesai.

Pedoman ini tidak begitu fokus pada struktur tulisan filsafat itu sendiri, melainkan pada pengembangan gagasan filsafat. Secara umum, aku mengidentifikasi bahwa filsafat memiliki 2 bagian dalam penulisannya, yaitu pertanyaan dan jawaban, atau pernyataan dan kritik. Intinya ada suatu gagasan yang lalu ditanggapi dengan dijabarkan, dieksplorasi, dinilai, dan hal-hal filosofis lainnya. Maka suatu tulisan filosofis dapat dibagi menjadi 2 bagian, yaitu gagasan awal dan gagasan tanggapan. Bagaimana sifat dari tanggapan itu harus dieksplorasi dalam perjalanan filsafat ini. Namun itu saja yang dapat aku tulis pada saat ini. Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin.

Comments

Popular posts from this blog

Ringkasan Santo Basilius Agung

Kesaksian Retret Tafsir Mimpi 16-18 Juni 2023

Wahyu tentang Ignas