Filsafat atau Teologi?

Dalam segala tulisanku yang dulu, aku mengutamakan diriku pada pembelajaran filsafat dan bukan teologi. Sebab padaku ada kesan bahwa teologi semata-mata haruslah berdasarkan ajaran Kristus yang eksplisit dan bukan pada penalaran semata. Namun, sekarang nyatalah bagiku bahwa filsafat, saat mempelajari Allah berhenti menjadi filsafat dan menjadi teologi. Karena teologi pada dasarnya adalah pembelajaran tentang Allah, dan jika filsafat mempelajari Allah juga, maka filsafat telah diserap oleh teologi. Karena itu dengan tulisan ini aku menetapkan bahwa aku akan memulai menyatakan segala pembelajaranku dan tulisanku sebagai teologi, karena segalanya telah menjadi tentang Allah saja.

Comments

Popular posts from this blog

Ringkasan Santo Basilius Agung

Kesaksian Retret Tafsir Mimpi 16-18 Juni 2023

Wahyu tentang Ignas