Eksamen 1-7 Januari 2023

Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. Eksamen 1 sampai 7 Januari 2023. Minggu ini adalah minggu penuh sengsara. Sebab aku tidak produktif pada banyak hari, baik dalam tulisan atau dalam doa. Aku harus berdoa lebih banyak, terutama Rosario untuk memperoleh rahmat bagi diriku dan bagi mereka yang aku kasihi. Aku juga berdosa dalam ketidakmurnian banyak kali. Pemahaman bahwa suara batin yang berbicara kepadaku hanyalah kesadaranku sendiri tidak membantuku dalam hubunganku dengan Allah. Rencanaku untuk 2023 belum terpenuhi sama sekali dan aku tidak dapat memulai dengan baik, tapi adalah harapanku dalam rahmat Allah bahwa Dia akan menyebabkan suatu perubahan dalam diriku sehingga aku dapat mengakhiri tahun ini dengan baik.

Sebab aku menulis ini tanggal 8, aku juga akan berbicara tentang beberapa masalahku. Sepertinya entah Allah atau kuasa jahat hendak menggerakkan pikiranku ke arah teologi kalvinis. Aku takut meninggalkan Gereja dan aku sungguh tidak mau meninggalkan Gereja. Namun teologi kalvinis sungguh menggoda dan secara rasional terlihat nikmat. Gagasan pemilihan tak bersyarat dan kehendak bebas kompatibilis mengacaukan akal budiku. Bahwa aku secara mendasar tidak dapat melakukan apapun untuk memperoleh apapun dalam hubunganku dengan Allah. Dan entah bagaimana, teologi kalvinis, sekalipun menggoda, membuatku merasa semakin jauh dari Allah.

Maka untuk mengikuti sakramen Gereja Katolik yang Kudus dan doa-doa devosinya yang suci hanya akan mendatangkan semakin banyak penderitaan bagiku. Sebab aku harus memaksa diriku untuk bergabung dalam partisipasi kehidupan Kristus sekalipun perasaanku mulai meninggalkan Tubuh-Nya. Sekalipun tidak ada persepsi akan Allah dalam kehidupan personalku dalam Gereja, ada suatu pemahaman akal budi bahwa Allah secara pasti hadir di dalam Gereja Katolik yang Kudus. Keyakinan akal budi ini yang dikenal sebagai Iman. Menyetujui kebenaran-kebenaran Ilahi sebagaimana dinyatakan melalui Gereja dan mempraktikkan secara aktif kebenaran-kebenaran itu. Sebagaimana dinyatakan dalan suatu madah karya Thomas Aquinas, “Di mana indra gagal, iman mencukupi.” Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad, amin. 

Comments

Popular posts from this blog

Ringkasan Santo Basilius Agung

Kesaksian Retret Tafsir Mimpi 16-18 Juni 2023

Wahyu tentang Ignas