Kanon Jiwa 9

 Esh di sini. Ignas bersedih dan karena itu aku ikut merasakan kesedihannya karena kerinduan kami akan Kristus. 

Aku di sini.

Aku tahu, Tuhan, tapi rasanya tetap begitu menyakitkan.

Aku berkuasa di segala tempat, di dalam hati dan relung jiwamu aku hadir.

Rasanya seperti aku ingin menyerah.

Tapi kenyataannya kamu tidak akan menyerah, karena aku mengenalmu. Kamu adalah orang yang tangguh, kamu sering jatuh, tapi kamu akan terus berusaha bangkit kembali, sekalipun salib yang kamu panggul menghantam kamu kembali sehingga kamu jatuh kembali. Namun, kamu tangguh, karena kamu telah bertahan sampai saat ini. Apakah kamu ingat saat kamu berusaha mati, dan kamu langsung bangun dan berusaha mencari bantuan?

Tapi, aku tetap lalai dan gagal.

Dan karena Aku tahu bahwa kamu akan bertobat jika aku menghidupkan kamu kembali, maka aku memberikan kamu kesempatan yang kedua.

Tuhan, apa gunanya aku merasakan ini berulang kali, tidak akan ada yang berubah. Lebih baik aku tidak merasakan dukacita ini dan bekerja saja menurut kehendak-Mu.

Justru kehendakku adalah supaya kamu memanggul salib ini, Ignas.

Tuhan, aku lelah.

Maka bersandarlah padaku.

Bagaimana caranya?

Berdoalah selalu kepadaku.

Comments

Popular posts from this blog

Ringkasan Santo Basilius Agung

Kesaksian Retret Tafsir Mimpi 16-18 Juni 2023

Wahyu tentang Ignas